October 12, 2026

Pengajian PCM Kapanewon Kalasan Bulan Oktober 2026

PCM Kalasan menggelar Pengajian Akbar Triwulanan pada hari Sabtu pagi, 10 Oktober 2026 di Lapangan Bayen, Purwomartani, Kalasan dengan menghadirkan Ustadz H. Iskak Sulistyo dari Klaten. Pengajian Akbar itu dihadiri oleh Unsur Muspimcam Kapanewon Kalasan, segenap pengurus PCM/PCA Kalasan, Ortom, AUM, dan wali murid, serta jamaah muslim di sekitar Purwomartani, Kalasan, serta didukung oleh beberapa UMKM yang ada. Kegiatan pengajian dibuka dengan penampilan murotal Al-Qur’an oleh para siswa SD Muhammadiyah Sambisari dengan hafalan surat Al-A’la dengan suara yang lantang dan merdu.
Ketua PCM Kalasan, H. Sunandar, S.Psi., dalam sambuatan pengantarnya menyampaikan bahwa Pengajian Akbar yang rutin digelar triwulanan, kali ini dijadikan momen untuk penggalangan dana Pembangunan Gedung TK ABA dan SD Muhammadiyah Sambisari. Menurutnya, Pembangunan Gedung TK ABA dan SDM Sambisari yang direncanakan terdiri dari 4 Lantai ini membutuhkan biaya sekitar 5,8 milyar rupiah. Gedung terpadu TK ABA dan SDM Sambisari itu direncanakan akan dibangun di sebidang tanah berukuran 17,5 x 21 meter persegi terletak di samping SD Muhammadiyah Sambisari yang dibeli oleh PCM Kalasan empat tahun yang lalu. Sunandar bertekad meskipun biaya Pembangunan dimulai dari nol rupiah, beliau meyakini dengan dukungan seluruh warga Muhammadiyah dan simpatisan insya Alloh gedung baru yang diimpikan itu akan terwujud. Ketua PCM Kalasan mengapresiasi donator pertama yakni para guru dari SD Muhammadiyah Nduri Purwomartani yang mengumpulkan infak sebesar Rp 500.000,- Selanjutnya PCM Kalasan membuka peluang yang seluas-luasnya kepada seluruh lapisan masyarakat untuk beramal jariyah bagi Pembangunan gedung TK dan SD Muhammadiyah Sambisari, berupa dana atau bahan material yang dibutuhkan, baik secara cash maupun dengan mencicil sesuai kesediannya. Sebagai Ketua PCM Kalasan, Sunandar langsung memberikan contoh, bahwa beliau berdonasi sebesar Rp20.000.000,- dibayarkan selama sepuluh bulan @ Rp1.000.000,- Beliau menegaskan bahwa infak/ shodaqoh dalam Islam bisa dilakukan secara sembunyi-sembunyi atau terang-terangan. Sambil berharap bahwa hal tersebut dilakukan karena riya’ tetapi semata-mata memberi teladan dan motivasi bagi warga persyarikatan Muhammadiyah di Kalasan dan sekitarnya. Donasi untuk Pembangunan TK dan SD Muhammadiyah Sambisari dapat ditransfer melaui Bank BPD DIY Syariah dengan nomor rekening: 801.211.018009 atas nama PCM Kalasan. Konfirmasi kepada Bapak Iswanto nomor HP 0819 1553 9507.

Secara terpisah, Kepala SD Muhammadiyah Sambisari, Iswanto, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa Gedung TK dan SDM Sambisari ini berdasarkan master plan-nya terdiri dari 16 ruang yang nantinya akan dimanfaatkan untuk ruang kelas yang sekarang ini dalam kondisi kurang layak, ruang perpustakaan, ruang UKS, Laboratorium, Kantin Sekolah, dan fasilitas belajar lainnya. Beliau meyakini Pembangunan Gedung Terpadu TK ABA dan SDM Sambisari dapat terwujud seperti yang diimpi-impikan seluruh siswa, orang tua murid, para guru, dan warga masyarakat Sambisari sambil senantiasa mengharap pertolongan Alloh dan dukungan seluruh warga masyarakat.

pengajian-pcm-kalasan-oktober-3

Sementara itu Ustadz H. Iskak Sulistyo memaparkan pentingnya bersyukur terhadap semua karunia yang diberikan Alloh dengan penuh ketawadukan dan mewujudkannya dengan meningkatkan ketaatannya dalam menjalankan perintah yang disyariatkan dalam agama Islam dan menjauhi larangan-Nya, dan senantiasa bertaqorub kepada Alloh. Fitrah dasar manusia itu menghadapkan kepada agama yang hanif, yaitu Islam. Sejak zaman nabi Adam, Nuh, Ibrahim, sampai dengan Muhammad SAW, fitrah dasarnya adalah fitrah ketauhidan (tauhidullah). Fitrah dasar inilah yang akan dimintakan pertanggungjawabannya nanti pada hari kiamat, tentang bagaimana manusia mengupayakan pemupukan tauhid yang dimiliki dalam proses sepanjang hidupnya. Karena itulah, orang tua berkewajiaban mendidik putra-putrinya untuk memastikan fitrah tauhid pada anaknya tumbuh subur. Dalam hal ini, telah dicontohkan oleh nabi Yakkub dan nabi Ibrahim dan juga Zakaria, dalam mendidik anak-anaknya.

Menurutnya, bertaqorub kepada Alloh sebagai bentuk Syukur itu dimaksudkan agar kita senantiasa dekat dan selalu ingat Alloh. Ustadz Iskak wanti-wanti jangan sampai kita ingkar terhadap nikmat Alloh dan abai terhadap peringatan Alloh sebagaimana terdapat dalam surat Al-An’am ayat 44, yang artinya “Maka ketika mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan pintu (kesenangan) untuk mereka sehingga ketika mereka bergembira denga napa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka secara tiba-tiba, maka Ketika itu mereka terdiam putus asa.” Ustadz Iskak mengingatkan bahwa agar ibadah yang kita lakukan itu berdampak, kuncinya adalah bahwa semua ibadah itu semata-mata dilakukan karena Alloh. Tidak ada peribadatan kecuali dilakukan karena Alloh. ( H. Sarno R Sudibyo, M.Pd./ MPI PCM Kalasan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *