August 24, 2026

kader muda Muhammadiyah belajar di edufarm

Pada hari Kamis, 20 Agustus 2026, Kader Muda Muhammadiyah, yang terdiri dari para siswa SMA Muhammadiyah Kalasan berjumlah 41 siswa, didampingi beberapa guru pendamping, berkunjung ke Edufarm Mentari PCM Kalasan. Rombongan disambut oleh jajaran Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata (MEBP) PCM Sleman sebagai pengelola langsung Edufam Mentari ini.

Supadi Sungkono, S.Pd., selalu guru pembimbing menyampaikan bahwa kunjungan ini dimaksudkan sebagai kegiatan Outing Class untuk lebih mengenal budidaya tanaman sayur, buah, dan tanaman yang dikelola oleh Edufarm, sekaligus memperluas wawasan materi pelajaran yang diperoleh di sekolah. Sementara itu, H. Mardiyana. ST. selaku Ketua MEBP PCM Kalasan dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kunjungan para siswa dan guru SMA Muhammadiyah Kalasan. Menurutnya, sudah selayaknya Kader Muda Muhammadiyah memanfaatkan kesempatan untuk belajar di Edufarm, salah satu unit usaha MEBP agar menjadi generasi yang tangguh. Hal ini juga merupakan bentuk saling support antarberbagai elemen Persyarikatan Muhammadiyah agar bisa saling menguatkan. Maryanto menjelaskan bahwa program-program MEBP selama ini mampu mensupport program-program PCM Kalasan dari segi pendanaan, di samping juga sebagai upaya dakwah yang mencerahkan dan mensejahterakan.

01-kunjungan-siswa-smk-230826

Rombongan mendapatkan penjelasan langsung dari pengelola Edufarm, Bapak Suhardi, yang juga sebagai anggota MEBP PCM Kalasan. Beliau mengenalkan berbagai tanaman sayur dengan nilai ekonomi yang cukup tinggi, seperti jenis bayam brasil, seledri, dan lain-lain. Suhardi menguraikan tentang prinsip ketahanan pangan yang efisien dan efektif dengan prinsip, ‘Menanam apa yang kita makan, dan makan apa yang kita tanam.’ Hal ini dapat dilakukan dengan cara budidaya bertanam yang efekktif dan efisien dengan system urban farming. Model ini tidak mensyaratkan lahan petanian yang luas, cukup membudidayakan tanaman buah dan sayur dengan model pot, polybag, dan hydrophonik. Cara bertanan yang benar akan menghasilkan tanaman buah dan sayur untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dalam keluarga. Para siswa ini juga dikenalkan cara menyemai bibit, melakukan pemupukan, dan perawatan lain secara praktis.

Kunjungan serupa juga dilakukan oleh para siswa SD Muhammadiyah Bayen di bawah bimbingan Sutarlan, M.Pd., selaku Kepala Sekolah. Pada hari yang sama juga ikut berkunjung ibu-ibu Aisiyah PCA Kalasan. Tentu saja hal ini dapat menjadi bekal bagi siswa untuk mencoba mencukup Sebagian kebutuhan sayur dan buah di rumah masing-masing secara mandiri.

Diharapkan, Edufarm Centre Mentari PCM Kalasan bisa menjadi Laboratorium Alam di bidang urban farming bagi para pelajar, dan masyarakat sekitar Kalasan, khususnya warga Muhammadiyah untuk mendukung kemandirian pangan, sayur, dan buah untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Ke depan, Edufarm juga akan memperluas pembinaan di bidang peternakan agar sirkulasi pembudidayaan tanaman pangan, sayur, dan buah bergayut dengan bidang pertanian sehingga sirkulasi hasil sampingnya bisa tetap bisa dimanfaatkan untuk usaha ekonomi peternakan.

Jika Anda mendukung Upaya ini silakan kasih komentar atau saran konstruktif melalui web ini. (H. Sarno R Sudibyo, M.Pd./MPI PCM Kalasan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *