
Pada hari ini kita sudah berada pada tanggal 11 Sya’ban 1447 H, dan sebagaimana maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor:
2/MLM/I.0/E/2025, sudah diumumkan bahwa:
- 1 Ramadhan 1447 H akan jatuh pada hari Rabu Legi, 18 Februari 2026 M, dan
- 1 Syawwal 1447 H akan jatuh pada hari Jumat Legi, 20 Maret 2026 M.
Ramadhan layaknya tamu agung, sehingga kita harus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya untuk menyongsong kehadirannya.
Pada bulan Sya’ban ini marilah kita jadikan sebagai wahana penting untuk mempersiapkan Ramadhan yang lebih bermakna bagi diri sendiri dan masyarakat. Paling tidak, nilai penting Sya’ban dalam hubungannya dengan Ramadhan adalah sebagai wahana konsolidasi diri dan kesempatan emas untuk tazkiyatun nafs sebelum menjalankan ibadah puasa, serta amalan-amalan yang dituntunkan di bulan Ramadhan dan ber-‘Idul Fitri.
Bulan Sya’ban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah yang letaknya berada antara bulan Rajab dan Ramadhan. Pada bulan ini Rasulullah melakukan persiapan yang sangat optimal dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan.
Lantas, apa yang seharusnya kita lakukan di bulan Sya’ban ini untuk menyambut hadirnya bulan Ramadhan? Yang sebaiknya kita lakukan diantaranya yaitu :
- Persiapan jiwa, yaitu melatih jiwa dengan cara memperbanyak ibadah di Pada bulan Sya’ban ini marilah kita jadikan sebagai wahana penting untuk mempersiapkan Ramadhan yang lebih bermakna bagi diri sendiri dan masyarakat. Paling tidak, nilai penting Sya’ban dalam hubungannya dengan Ramadhan adalah sebagai wahana konsolidasi diri dan kesempatan emas untuk tazkiatun nafs sebelum menjalankan ibadah puasa, serta amalan-amalan yang dituntunkan di bulan Ramadhan dan ber-‘Idul Fitri.
- Persiapan fisik material, yaitu mempersiapkan sarana-prasarana penunjang kegiatan Ramadhan, seperti memperbaiki tempat ibadah, menyediakan Al-Qur’an, mempersiapkan harta untuk zakat, infak, shadaqah dan sebagainya;
- Persiapan keilmuan, yaitu mengkaji ulang tentang ibadah wajib di bulan Ramadhan, yaitu PUASA serta mengkaji tentang amal-amal yang disunnahkan di bulan Ramadhan, yaitu tentang : Shadaqah, Qiyam.
Ramadhan, tilawatil Qur’an, dan I’tikaf. Hanya dengan kajian keilmuan inilah kita dapat melaksanakan ibadah Ramadhan sesuai Sunnah Rasulullah. Marilah kita sambut bulan Ramadhan dengan ceria dan berbahagia dengan ucapan: “Selamat datang wahai bulan Ramadhan” (HR. Thabrani).
Penjelasan secara terperinci terkait hal tersebut dapat dilihat dalam materi Khotbah / Khutbah Jum’at di bawah ini
Sumber : Group Whatsapp Majelis Tabligh PDM Bantul
![]()
