
Islam adalah agama yang sempurna, diturunkan oleh Allah sebagai petunjuk bagi seluruh umat manusia. Petunjuk ini disampaikan melalui Nabi Muhammad, sebagai uswah hasanah, teladan terbaik bagi kita semua. Ajaran beliau adalah jalan lurus yang mengantarkan kita menuju kebahagiaan hakiki di dunia dan di akhirat.
Sejarah menunjukkan bahwa manusia memiliki kecenderungan untuk menyimpang dari jalan yang benar. Penyimpangan ini bukan hanya terjadi pada umat sebelum kita, tetapi juga terjadi saat ini, dan bahkan dikalangan umat Islam. Oleh karena itu, betapa pentingnya bagi kita untuk senantiasa berpegang teguh pada Al Qur’an dan As-Sunnah.
Beberapa bahaya yang mengancam ketika kita menyimpang dari ajaran Rasulullah antara lain:
- Terjerumus dalam Kesesatan dan Kesyirikan. Beberapa bentuk penyimpangan dapat mengantarkan seseorang kepada kesesatan yang nyata, bahkan kesyirikan. Misalnya, praktik-praktik yang mengagungkan selain Allah, meminta pertolongan kepada selain-Nya, atau meyakini hal-hal yang bertentangan dengan tauhid.
- Jatuh ke dalam Bid’ah. Bid’ah adalah melakukan sesuatu dalam agama yang tidak ada contohnya dari Rasulullah dan para sahabat.
- Amalan Tidak Diterima oleh Allah. Ibadah atau amalan yang tidak dilandasi dengan tuntunan Rasulullah adalah amalan yang tertolak, tidak diterima oleh Allah.
- Terpecah-belahnya Umat. Penyimpangan dari ajaran Rasulullah sering kali menjadi pemicu perpecahan di kalangan umat Islam. Setiap kelompok yang menyimpang akan merasa paling benar, akhirnya menimbulkan perselisihan dan permusuhan.
Tali Allah di sini adalah Al Qur’an dan As Sunnah. Semakin kita berpegang kepada keduanya, semakin kuat persatuan kita. Sebaliknya, semakin kita menyimpang, semakin besar potensi perpecahan.
Untuk membentengi diri dari bahaya menyimpang dari ajaran Rasulullah, ada beberapa kiat yang dapat kita lakukan, di antaranya:
- Mengkaji ilmu agama secara benar. Belajar agama haruslah bersumber dari Al-Qur’an dan As-Sunnah, dengan pemahaman para ulama salafus shalih. Dengan memahami ilmu agama yang benar, kita akan mampu membedakan antara kebenaran dan kebatilan.
- Berpegang Teguh pada Sunnah Rasulullah. Islam adalah mengikuti apa yang datang dari Rasulullah. Semakin kita berpegang teguh pada sunnahnya, semakin jauh kita dari penyimpangan.
- Berdoa kepada Allah. Senantiasa memohon keteguhan hati dan petunjuk dari Allah agar tidak tergelincir dari jalan yang lurus.
Semoga Allah memberikan taufik kepada kita semua untuk senantiasa berpegang teguh pada ajaran Islam yang murni, menjauhi segala bentuk penyimpangan, dan wafat dalam keadaan husnul khatimah
Penjelasan secara terperinci terkait hal tersebut dapat dilihat dalam materi Khotbah / Khutbah Jum’at di bawah ini
Sumber : Group Whatsapp Majelis Tabligh PDM Bantul
![]()
