December 7, 2025

pria-menutup-mulut-dengan-tangan

Rasulullah telah memberikan definisi yang sangat jelas tentang siapa sejatinya seorang Muslim : “Seorang Muslim adalah siapa saja yangkaum Muslimin selamat dari (gangguan) lisan dan tangannya.” (HR. Bukhari dan Muslim) Hadits ini mengajarkan kepada kita bahwa salah satu ciri fundamental keislaman seseorang adalah kemampuannya untuk menjaga lisan dan tangannya agar tidak menyakiti orang lain.
Para ulama dari Ahlus Sunnah wal Jama’ah menjelaskan bahwa “selamat dari lisan dan tangannya” mencakup keselamatan dari segala bentuk keburukan dan kezaliman yang dapat ditimbulkan oleh lisan dan tangan. Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullah dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa hadits ini adalah peringatan keras agar seseorang tidak melukai atau menyakiti Muslim lainnya dengan ucapan maupun perbuatan.
Lisan adalah anugerah yang sangat berharga dari Allah, namun demikian tidak tidak dikendalikan, lisan dapat menjadi sumber malapetaka. Melalui lisan, seseorang dapat berucap kebaikan, berdakwah, membaca AlQur’an, dan berzikir. Namun, dengan lisan, seseorang dapat terjerumus dalam dosa akibat ghibah (menggunjing), namimah (adu domba), dusta, mencela, menghina, atau memfitnah.
Ayat ini secara jelas menggambarkan betapa buruknya perbuatan ghibah, yang disamakan dengan memakan daging saudara sendiri yang sudah mati. Demikian pula tangan, ia adalah alat yang dapat digunakan untuk berbuat kebaikan seperti bersedekah, membantu sesama, dan bekerja mencari rezeki yang halal. Namun, tangan juga dapat digunakan untuk berbuat kezaliman, seperti memukul, menyakiti fisik, merampas hak orang lain, mencuri, atau melakukan tindakan aniaya lainnya. Setiap tindakan menyakiti Muslim dengan tangan akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah.
Oleh karena itu, marilah kita menjaga lisan dan tangan kita dari segala bentuk perbuatan yang dapat menyakiti sesama. Mari kita ingat bahwa setiap perkataan dan perbuatan kita akan dicatat oleh malaikat Raqib dan Atid, dan akan dimintai pertanggungjawaban di hari perhitungan kelak.

Penjelasan secara terperinci terkait hal tersebut dapat dilihat dalam materi Khotbah / Khutbah Jum’at di bawah ini

Sumber : Group Whatsapp Majelis Tabligh PDM Bantul
tombol-unduh-download-pdf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *