April 3, 2026

istiqomah jalan menuju ketaqwaan

Ramadhan sudah semakin jauh meninggalkan kita, saat ini kita sudah berada di pertengahan bulan syawal atau lebih tepatnya tanggal 15 Syawal 1447 H. Suasana Ramadhan rasanya semakin memudar; lantunan ayat suci alqur’an selalu terdengar disetiap habis shalat fardhu kini sudah mulai menghilang, ramainya masjid oleh jamaah yang melakukan qiyamul lail/tarawih sudah tidak ada lagi. Pertanyaan yang muncul adalah; bagaimana dengan ibadah kita? Bagaimana dengan keimanan kita? Hanya diri kita yang dapat menjawabnya. Agar kebiasaan ibadah di bulan ramadhan tetap terpelihara maka butuh keistiqamahan. Menurut Imam Mujahid, Istiqamah berarti berpegang teguh menjaga syahadat bahwa tidak ada ilah (Tuhan) yang berhak diibadahi selain Allah, hingga akhir hayat (kematian). Disinilah kita dituntut untuk konsisten menjalankan ketaatan kepada Allah dengan melaksanakan perintah-perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya. Istiqamah adalah jalan menuju taqwa, oleh karenanya harus diupayakan dengan sungguh-sungguh agar tercapai tujuan Ramadhan.

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (QS. Al-Baqarah : 183) Orang yang bertaqwa mempunyai kedudukan yang sangat Istimewa dihadapan Allah.

Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu (QS. Al-Hujurat: 13). Orang yang bertaqwa juga akan mendapatkan kebahagiaan dunia maupun akhirat.

Ada beberapa langkah yang harus kita lakukan agar istiqamah dalam ketaatan pasca Ramadhan, diantaranya;

  1. Perkuat iman dengan menjaga waktu Shalat. Untuk menguatkan iman, yang pertama perlu kita lakukan adalah menjaga waktu shalat. Dengan menjaga waktu shalat, sesungguhnya kita sedang mengakui bahwa kita butuh Allah, dengan mengingat Allah kehidupan akan menjadi lebih tenang dan tentram
  2. Perbanyak shalat sunnah. Diantara shalat sunnah yang sangat utama untuk dilaksanakan adalah shalat lail,
  3. Perbanyak membaca Al-Qur’an. “Barangsiapa yang membaca satu huruf dari al-Qur`an maka untuknya satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipat gandakan dengan sepuluh kali lipat. Saya tidak mengatakan ‘alif laam miim’ satu huruf, akan tetapi alif adalah satu huruf, laam satu huruf dan miim satu huruf.” (HR. AtTirmidzi) “Barangsiapa yang membaca satu huruf dari al-Qur`an maka untuknya satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipat gandakan dengan sepuluh kali lipat. Saya tidak mengatakan ‘alif laam miim’ satu huruf, akan tetapi alif adalah satu huruf,laam satu huruf dan miim satu huruf.” (HR. AtTirmidzi)
  4. Perbanyak Puasa Sunnah. Puasa sunnah adalah salah satu cara agar keimanan kita menjadi lebih kuat, maka puasa sunah perlu untuk dilaksanakan. Terdapat beberapa ousana sunah yang dapat kita lakukan, dintaranya: puasa Daud, puasa Senin dan Kamis, atau ayyamul bidh. Karena saat ini masih dibulan Syawal, maka jangan lupa untuk melaksanakan puasa syawal, sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadits: “Barangsiapa berpuasa pada bulan Ramadhan, lalu diiringi dengan puasa enam hari pada bulan Syawwal, maka dia seperti puasa sepanjang tahun”. (HR. Muslim, Abu Dawud, at Tirmidzi, an Nasaa-i dan Ibnu Majah)
  5. Perbanyak sedekah. Firman Allah di dalam QS Al Baqarah: 274. Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, Maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati”. (QS. Al-Baqarah: 274)
  6. Perbanyak Amal Shalih. Allah berfirman di dalam QS An Nahl : 97 “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, Maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan”. (QS. AnNahl : 97)

Marilah kita berusaha dengan segenap tekad dan kekuatan, untuk benar-benar menjadi pribadi yang bertaqwa setelah ditempa selama satu bulan lamanya. Semoga Allah memberikan kekuatan, kemudahan, bimbingan dan penjagaan agar kita bisa menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Amiin

Demikian khutbah singkat yang dapat saya sampaikan, semoga dapat lebih menyemangati kita untuk senantiasa menjaga tali silaturami, yang karenanya kita akan mendapatkan banyak keutamaan. Aamiin.

Penjelasan secara terperinci terkait hal tersebut dapat dilihat dalam materi Khotbah / Khutbah Jum’at di bawah ini

Sumber : Group Whatsapp Majelis Tabligh PDM Bantul
tombol-unduh-download-pdf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *